Kamis, 20 Maret 2014

andai aku menjadi spatu



Andai aku menjadi sepatu.menjadi  sepatu itu ada suka dan duka.dukanya adalah kalau aku menjadi sepatu aku akan selalu ter injak injak,kadangkala kalau kaus kaki yang belum di cuci.atau orang yang memakai aku itu gemuk.aku sangat keberatan.jika orang yang memakai itu kurus apalagi kalau tidak muat dalam arti ke besaran,pastinya aku akan kelempar kemana mana saat orang itu berjalan.suka nya adalah jika sepatu di cuci aku juga akan ikut mandi.aku berharap agar sepatu di letakan di tangan agar aku tidak terinjak-injak.

Kamis, 13 Maret 2014

MENYAMAR MENJADI RUMPUT


Pada pertemuan ekskul jurnalis yang lalu, agar bisa menulis, pak Obi ingin kami semua "menyamar" seakan-akan menjadi sesuatu. Merasakan bagaimana kami semua menjadi sesuatu yang lain. Ada yang memilih menjadi menjadi batu, ring basket, lapangan, dan lain sebagainya. Dan aku memilih menyamar menjadi rumput. 

Ini tulisanku. 
---------- 

http://jendelapagi.files.wordpress.com/2012/02/rumput.jpg

Aku adalah sebuah rumput. Aku kadang bisa mati, dan kadang-kadang aku masih hidup. Setiap hari aku  diinjak sebagai jalan. Setiap pagi aku berair karena terkena embun pagi. 

Aku akan mati jika tidak disiram. Aku memiliki teman- teman yang akan mati juga jika tidak disiram.
Aku kadang senang, dan kadang sedih.
Temanku  adalah tumbuhan yang bagus, yang paling sering dirawat, temanku seperti anggrek, bunga mawar, atau bunga matahari. Sedangkan aku hanaya mendapat sisa air dari temanku.


-----------

Trimakasih….

by:  stephanny-5B

GEW

 
Hari Sabtu tanggal 15 Februari 2014, sekolah Pembangunan Jaya 2 dari KB-SMP mengadakan acara GEW (Global Entrepreneurship Week) di Cito. Acara dimulai pukul 10 siang. Disana semua kelas menjual  makanan &barang-barang mereka yang mereka buat sendiri.


Ada tampilan dari kelas 1-6. Tampilan dari TK&SMP juga ada.  kegiatan tersebut berlangsung dengan lancar  meskipun ada kesalahan sedikit. Disana ada juga berbagai lomba seperti lomba bussiness plan, lomba kreasi keluarga, dan lomba mewarnai& menggambar. Kegiatan itu sangat seru .


By: Salsa 5B

Kamis, 06 Maret 2014

Rahasia Rumah Impian


Hai, Aku Aurellia Saraswati, dipanggil Aurel. Saat itu, aku sedang duduk di taman sekolah. Tiba-tiba...
“Ayo!” Iffa, salah satu temanku,yang bernama Iffa Anugrah memanggilku dan teman-teman. 
“Ada apa?” tanyaku kepo.
“RI!!” Ia jejeritan. Hah? RI? Apa itu?
“RI? Apa itu, If?” tanyaku makin kepo. 
“Ru…mah.. Impian…” Ia gelagapan. Aku mengerutkan alis. Hah? Apa itu? Batinku dalam hati.
“Apa bagus?!” 
“Ya, ada kolam renang, dan lainnya, kita bisa masuk kalau Vanila sudah damai sama kita!” lanjutnya.
“Hah? Memang Vanilla kenapa?” tanyaku.

“Soalnya, dia dendam loh sama kita semua.” Terang Bhintang.

“Masa? Aku enggak percaya!” kata Rere. 

“Yasudah, Re, yuk kita cari kunci.” Kami mencari kunci. Pluk! Sebuah surat jatuh dari atas atap. 

“Hey, ada surat! Kita baca yuk!!” seruku.

“Kubacakan ya,” kata Iffa.

“Batu runcing emas dijaga oleh iblis yang menyamar menjadi guru SD PJ2. Dajjal, dajjal, dajjal. Kalian harus menyelamatkan sang pemilik dari iblis itu! Morning, 03.00 PM. By: D..A..J..J..A..L”, lanjutnya gelagapan.

“Hah? Dajjal? Gak mungkin, Dajjal kan, iblis yang bermata satu itu, masa sih??” kataku curiga.

“Iya, tapi aku nemu surat ini bersama Gatta kemarin sore!” ucap Iffa.

“Sumpah?” Tanya Rina.

“Jelas, Ya Allah..” Iffa gelagapan.

“Kamu kenapa sih,  Iff? Bukannya, kamu yang paling tomboy diantara kita semua?”

“I..ya… Ve..ll..in…” Iffa gelagapan lagi. Keringat dingin mengucur sekujur tubuhnya.

“Apa apaan?” tanyaku marah. Iffa menyobek kertas Dajjal itu.

“Aku tahu! Ini pasti yang nulis GAATAAA!!!!!!!!”

“Yuk samperin Gata, hih, sebel,” kata Viona.

“Eeeh, tapi, kalo bukan?”  

“Hii…” jerit Anisa. 

“Aku ini mimpi?” kataku dan beberapa anak sembari mencubit pipi.

"Kalo enggak .."

"Hiii! Serem ah!"

“Maksud kalian coming kesini itu apaaa?” Tanya seseorang dari dalam tembok rahasia alias markas kami.

“His! Wolffie, diam! Sttt!” ucapku memarahi Wolffie, serigala penjaga pintu rahasia Rumah Impian. Wolffie, si lucu yang galak. Hihi, apa?

“HIIII!!!!!!” aku kaget. Dari belakang tampak kecoklatan, dari tengah, tampak kehitaman, dan dari depan tampak putih. Markas kami terkunci sendiri! Ya Ampun! 

“Kok bisa sih!?” Iffa, ketua kami mematahkan tongkat kunci.

“Jangan!” Anisa menangis. Kami terlalu sedih karena, Kunci itu sudah patah. Dan, parahnya lagi, Wolffie belum di beri makan. Ia akan mati di sana kelaparan dan kurus. Hwa.. Wolffie.

Duaak! Aku jatuh dari kasur. Ih, mimpi. Wakakakak. 

karya:
(*AurelliaSaraswatiWinahyu* Kls. 4)

LIPUTAN GEW


Pada tanggal 15 februari seluruh keluarga SDPJ mengadakan acara di Mal Cito (City of Tomorrow) Surabaya. Kegiatan itu sebagai penutupan program unggulan sekolah (Sustainable Eco Development, Liberal Art dan entrepreneurship) sekaligus mengajarkan anak-anak berjualan hasil karyanya kepada pengunjung Cito dengan sabar. Selain itu SDPJ pun banyak mengadakan lomba diantaranya:

  1. Lomba menggambar ( SD )
  2. Lomba mewarnai ( TK )
  3. Lomba menggambar creativ ( SMP )
  4. Lomba bussiness plan TK,SD 1,2,3,4,5 dan SMP
  5. Lomba kreasi daur ulang keluarga
  6. Be Number One
  7. Dan lomba pensi (tampilan)
Dengan  acara itu anak-anak jurnalistik SDPJ membuat berita tentang GEW ini. SDPJ memang menjadi sekolah unggulan.

Disana Bapak Surono atau bapak kepala sekolah SDPJ menyampaikan pesan-pesan kepada SDPJ untuk terus maju.

Sorai bersemarak anak-anak SDPJ, saat pengumuman pemenang lomba-lomba. Orang tua pun mendukung anak-anaknya untuk menjadi juara.

Akhirnya anak-anak yang menjadi sang juara pun naik keatas panggung untuk mengambil piala dan berfoto bersama.

Anak-anak yang kalah pun tidak putus asa walaupun mereka merasa kecewa pada dirinya sendiri. Semua karya anak-anak SDPJ sangat bagus SDPJ adalah sekolah yang, kreatif, mandiri, dan berbudi pekerti luhur.

Semua anak-anak SDPJ memang berbakat untuk berlomba.

GO PEJE!!!GO PEJE!!!GO!!!



-------
Tim jurnalis SDPJ 2
Nama:Ervina Anisa Dewi
Kelas:4
-------

Kedai teh


Pada suatu hari ada seorng bapak tua memiliki kedai teh yang berada di india. Ia memiliki 1 orang anak dan 1 yatim piatu. Anak yatim piatu ini dipekerjakan oleh bapak tua ini di kedai teh nya. Sedangkan anaknya sendiri selalu diantar dengan sepeda ke kedai tehnya ini. Sedangkan anak yatim piatu ini disuruh untuk berjalan kaki.

Saat mau berangkat ayahnya bertanya kepada anak kandungnya sendiri. 

”kenapa kamu sedih?,apa kah kamu marah kepada ayah?” 

Lalu anak itu tidak menjawab. Saat sampai di kedai teh nya. Lalu anak yatim piatu itu disuruh membeli teh di toko dalam waktu 10 menit. Ia langsung pergi dengan cepat dan saat ia pulang ia pergi ke sekolah dengan menyelinap. Dan langsung ia kembali karena ia takut kena marah. Pada saat pulang ayahnya bertanya kembali kepada anak kandungnya.

”kenapa kamu sedih?,apa kah kamu marah kepada ayah?” lalu anak itu tidak menjawab. Karena anak yatim itu jalan kaki maka ia kembali ke sekolah. Keesokan hariya anak kandungnya itu meminta untuk sekolah tetapi bersama anak yatim itu kemudia keesokan harinnya anak yatim itu dan anak kandungnya itu diajak pergi sekolah dan kedua anak itu senang bisa sekolah berdua.

----
by ellen  5b
-----